FIKIH

HUKUM MENGUCAPKAN "ALMARHUM / ALMARHUMAH"



πŸ“–πŸ“– ULAMA MENJAWAB πŸ“–πŸ“–

πŸ“ Apa hukum mengatakan “Fulan Almarhum/yang dirahmati” dan “Allah meliputinya dengan rahmat-Nya” atau “berpulang ke rahmat Allah”?

═══ ¤❁✿❁¤ ═══
Syaikh Muhammad bin Shalih Al-'Utsaimin rahimahullahu menjawab:

Ucapan “Fulan Almarhum” atau “Allah meliputinya dengan rahmat-Nya” itu tidak apa-apa. Karena ucapan mereka Almarhum termasuk bentuk pengharapan dan bukan bentuk pengkabaran/pemastian. Apabila ini sebagai bentuk pengharapan, maka tidak apa-apa. Adapun ucapan “telah berpulang ke rahmat-Nya” maka yang nampak bagiku itu bentuk pengharapan bukan bentuk pengakabaran. Karena hal ini termasuk masalah ghaib yang tidak mungkin kita bisa memastikannya. Demikian pula dengan ucapan berpulang ke rahmat-Nya.

═══ ¤❁✿❁¤ ═══

(Diterjemahkan dari Fatawa Arkan Al-Islam no.106 hal. 193)
http://bit.ly/2gNHOq9
—---------------
Ingin dapat faidah terbaru baik berupa rekaman kajian, video, tulisan, dan info kajian?

▶️ Ayo Gabung ke Instagram :
https://www.instagram.com/abdurrahmanthoyyib/
▶️ Ayo Gabung ke Channel Telegram :
https://telegram.me/abdurrahmanthoyyib
▶️ Ayo Gabung juga ke Fanspage :
https://www.facebook.com/abdurrahmanthoyyib/

Silahkan dibagikan kepada teman dan saudara yang lain. Semoga
menjadi pemberat timbangan amal kebaikan di akhirat kelak.

Semoga Bermanfaat

About Muhammad Danu Kurniadi

1 komentar:

Diberdayakan oleh Blogger.